Rumah yang Baik (IM3I)

Rumah yang Baik (IM3I)

Ikatan Mahasiswa Mandar Majene Indonesia (IM3I), adalah sebuah lembaga yang berdiri untuk merawat cara berfikir ideal mahasiswa. Disana para kader berjalan dijalan damai yang tak beg itu sesak, karena jalannya lapang, banyak pohon-pohon kehidupan dikanan-kirinya. IM3I dalam perjalanannya sejak  dibentuk pada tahun 2000 oleh para pendirinya telah sepakat untuk menjaga sebuah nilai perekat persaudaraan yang tak sekedar berdasar kesamaan suku belaka, disana mereka menyimpan pusaka antik yang takkan digadaikan oleh apapun, pusaka itu bernama “kepercayaan”.

Sejujurnya, saat menulis ini saya sedang mencoba merasakan apa yang parapendiri sering katakan yakni “roh IM3I” sebuah upaya untuk menyatukan hati, bukan fisik semata dalam sebuah simpul gerakan, bukan pikiran semata dalam kesamaan tujuan berlembaga. Namun “roh IM3I” itua dalah sebuah percikan kecil cahayas uci yang terbimbing wahyu ilahi untuk memantapkan jiwa raga dalam membangun sebuah ikatan yang diisi oleh para mahasiswa dengan upaya aktif untuk menunjukkan partisipasi pembangunan diKabupaten Majene secara khusus, dan di Negara Indonesia secara umum dalam nuansa yang tetap berpegang pada nilai kemandaran. Jika diterjemahkan dengan sederhana, nilai kemandaran yang dimkasud adalah nilai-nilai kejujuran, keberanian, keuletan dan pantang menyerah serta keberpihakan pada kebenaran.

“kesadaran” yang ditopang “kepercayaan” ini sejatinya menjadi pelumas gerakan yang membuat roda organisasi tetap berjalan dijalan yang semestinya. Berkatinternalisasi “roh IM3I” didalam dirikader-kadernya, maka IM3I akan senantiasa diridhoi oleh Tuhan untuk tetap eksis dan bermanfaat. Pun saat kader-kader ini telah selesai menunaikan tahapan bermahasiswa yang secara oto matis harus memberi ruang untuk generasi mahasiswa selanjutnya, maka roh IM3I ini akan tetap tertanam dalam jiwa para alumni IM3I.Sejatinya dengan roh itu, maka para kader dan alumni IM3I tetaplah merupakan satu kesatuan dalam darah daging yang utuh. Takkan berubah sedikitpun selama para kader dan alumni mempertahankan roh IM3I itu tetap dalam dirinya.

Dewasa ini, tentu IM3I telah melewati banyak dinamika dalam berlembaga. Dinamika berlembaga adalah sebuah keniscayaan dan tanda bahwa lembaga itu masih hidup. Dengan senantiasa memertahankan sikap yang independen, mandiri, dan aktif maka tentu IM3I akan tumbuh menguat menuju cahaya yang dirindukan.

IM3I wajib menjunjung tinggi kerjasama atau kolaborasi. Sikap kolaboratif ini sebenarnya yang akan memastikan apakah roh IM3I ini dapat tetap bertahan atau tidak didalam diri kader. Kegagalan merawat kerjasama melalui cara berfikir sistem dan kesadaran akan tanggung jawab masing-masing akan mengerdilkan lembaga dari dalam. Dan meredupkan cahaya serta memburamkan roh IM3I. Maka silahkan berkaca pada masa-masa dimana kerja sama merenggang, maka dinamika yang terjadi saat itu adalah kemerosotan lembaga. Karena roh yang sejatinya menyatukan substansi dikepung oleh perpecahan didalam tubuh lembaga.

Tumbuh dalam suasana negri yang kurang tenang (baca:semrawut), tentu merupakan tantangan tersendiri. Di tengah gejolak politik yang menjalar dimana-mana, dari pucuk pimpinan tetinggi sampai dipelosok-pelosok desa adalah sebuah settingan Tuhan yang indah untuk merawat dan membesarkan jiwa kader IM3I. Di tengah gempuran kemajuan teknologi yang begitu massif adalah cara Tuhan melindungi kekolotan berfikir kader untuk tetap tumbuh dan berwawasan global. Serta ditengah himpitan ekonomi dan suasana lembaga yang minim finansial adalah cara Tuhan mendidik kader IM3I untuk tetap tumbuh mendewasa tanpa bergantung pada apapun selain kejujuran dan niat yang tulus.

Kita sepakat untuk bersama-sama membangun pribadi yang tak terbeli oleh apapun. Kita sepakat untuk berjalan dijalan cinta yang diridhoiTuhan. Jalan-jalan yang dekat dengan penderitaan, sebab jalan yang tak ditanami pohon penderitaan adalah jalan-jalan ketamakan dan menjerumuskan, diujung jalan itua dakawah hitam yang menenggelamkan nilai kemanusiaan.

Kita berharap dimasa depan, jika ada seseorang yang bertanya“dimana saya harus belajar tentang kepercayaan?”, maka kita dapat menjawab bahwa di IM3I-lah tempatnya.Kita ingin dimasa depan, jika ada orang yang ingin mencari tempat memper dalam nilai kejujuran, maka dengan mudah kita akan mengatakan, di IM3I-lah tempatnya. Dan kita memimpikan dimasa depan, jika ada orang yang mencari tempat menjaga Idealisme, sebab telah jenuh dengan polalembaga lain yang sarat akan politik negative, maka kita mudah menjawab, bahwadi IM3I-lah tempatnya.

Tulisan ini adalah sebuah catatan singkat tentang lembaga paling berkesan yang penulis pernah ikut serta didalamnya. Semua yang tertera diatas adalah abstraksi dari sedangkal-dangkalnya pengetahuan penulis tentang lembaga tersebut. Bukan sekedar lewat pikiran, namun dengan rasa yang terbimbing roh IM3I.

 

Penulis,

Alam Saubil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *