Kajian Kontemporer ” PRO & KONTRA RUU HIP DALAM MENGHADAPI COVID 19″

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tak henti-hentinya mendapat sorotan publik.Setelah RUU Omnibus Law yang sebelumnya menuai kontroversi, RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) kini muncul sebagai polemik baru.
RUU HIP adalah Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila yang pada Rapat Paripurna 12 Mei 2020 disepakati untuk dibahas menjadi RUU inisiatif DPR, RUU ini telah disepakati oleh beberapa partai politik.

Usulan RUU HIP ini dilatarbelakangi oleh belum adanya landasan hukum yang mengatur Haluan Ideologi Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain dianggap tak memiliki urgensi, banyak pihak menilai RUU HIP berpotensi menimbulkan konflik ideologi

Tujuan RUU HIP sebagaimana tertera di Pasal 1, ketentuan umum RUU HIP yang berbunyi: 

“Haluan Ideologi Pancasila adalah pedoman bagi penyelenggara negara dalam menyusun dan menetapkan perencanaan pelaksanaan dan evaluasi terhadap kebijakan pembangunan nasional di bidang politik, hukum, ekonomi, sosial, budaya, mental, spiritual, pertahanan dan keamanan yang berlandaskan pada ilmu pengetahuan dan teknologi, serta arah bagi seluruh warganegara dan penduduk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila.”

Pembahasan RUU HIP dipandang mengesampingkan aspek historis, filosofis, yuridis, dan sosiologis Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi yang disusun oleh para pendiri bangsa, juga dapat mengalihkan perhatian negara dalam fokus menangani pandemi covid-19.

Meski pembahasan RUU HIP telah ditunda, kontroversi tentang RUU ini masih terus terjadi. Bahkan, ribuan massa mengikuti aksi penolakan RUU HIP di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam Catatan Rapat Badan Legislasi Pengambilan Keputusan atas Penyusunan Rancanangan Undang-Undang Tentang Haluan Ideologi Pancasila, 22 April 2020, RUU HIP merupakan usulan DPR RI dan ditetapkan dalam Prolegnas RUU Prioritas 2020.

Lantas apa yang menjadi polemik dalam RUU HIP ini?

Semua akan dibahas tuntas dalam diskusi kajian kontenporer Ikatan Mahasiswa Mandar Majene yang akan diselenggarakan :

Hari : Selasa
Tgl : 25 Agustus 2020
Pukul : 15.00. WITA
Tempat : Sekretariat ORSAT IM3I
.
YAKINKAN SEMANGAT ITU MASIH ADA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *