RUMAH SINGGAH PASIEN MAJENE DI MAKASSAR DITERIMA PEMDA MAJENE

Pertemuan antara Plt. Bupati Majene, Kepala BKAD, Ka Dinkes, Bappeda dan IM3I, di Ruang Rapat Bupati, Senin (19/10/2020)

Senin, 19 Oktober 2020 IKATAN MAHASISWA MANDAR MAJENE INDONESIA (IM3I) telah bertemu BUPATI Majene (Drs. H. M. Natsir, M.M) dan tiga OPD terkait (DINKES, BKAD, dan BAPPEDA) untuk membahas dan memutuskan Rumah Singgah Pasien Majene di Makassar, dimasukkan dalam Rencana Kerja Angggaran 2021 dan dibuatkan Peraturan Bupati tentang Rumah Singgah Pasien. Pertemuan tersebut akhirnya membuahkan hasil bahwa usalan IM3I mengenai Rumah Singgah Pasien Majene di Makassar di diterima dan PEMDA akan membuat regulasi peraturan BUPATI secepatnya.

Program Rumah Singgah Pasien 2021 dimasukkan dalam salah satu aktivitas kegiatan Dinas Kesehatan, sesuai dengan Permendagri No. 90 Tahun 2019 yang dimana sudah ditetapkan sub program untuk OPD oleh Pemerintah Pusat, tinggal Dinas Kesehatan yang menyingkronkan di nomenklatur aktivitas kegiatan mana Rumah Singgah Pasien dimasukkan.

Dengan terealisasikannya Rumah Singgah Pasien Majene di Makassar akan sangat membantu pasien Rujukan ke Makassar, karena Rumah Singgah Pasien ini bertujuan untuk memfasilitasi tempat tinggal, membantu pengurusan administrasi Rumah Sakit, pengurusan obat, pengambilan darah dan biaya logistik bagi pasien.
Sebagaimana kita ketahui bahwa biaya hidup dimakassar sangat tinggi dan ketika kita berobat dimakassar akan sangat membutuhkan waktu yang lama, urusan administrasi RS. yang tidak semua orang paham akan hal itu, pengurusan obat diluar apotek RS. yang dimana membutuhkan kendaraan dan tidak semua keluarga pasien paham alamat jalan dimakassar begitupun dengan pengurusan darah yang sangat ribet apabila di semua UTD kosong.

Data Rujukan Pasien RSUD. Majene ke RS. yang ada dimakassar pada tahun 2020 terhitung mulai bulan Januari sampai bulan Oktober berjumlah 551 Pasien. Dari data rujukan tersebut menandakan bahwa Fasilitas Kesehatan Kab. Majene dikategorikan belum memadai dalam menangani penyakit-penyakit tertentu khususnya penyakit kronis.

Itulah data-data yang membuat IKATAN MAHASISWA MANDAR MAJENE INDONESIA (IM3I) terus mendorong program Rumah Singgah Pasien Majene di Makassar.

-YAKINKAN SEMANGAT ITU MASIH ADA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *