TERM OF REFERANCE PENCERAHAN INTELEKTUAL TINGKAT LANJUT (PITL) 2021

Pamflet PITL 2021
  • DASAR PEMIKIRAN

Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini. (Ermawan, 2017)

Berbicara tentang budaya, ada beberapa pendapat para ahli. Pertama, menurut Geertz dalam bukunya “Mojokuto; Dinamika Sosial Sebuah Kota di Jawa”, mengatakan bahwa budaya adalah suatu sistem makna dan simbol yang disusun dalam pengertian dimana individu- individu mendefinisikan dunianya, menyatakan perasaannya dan memberikan penilaian- penilaiannya, suatu pola makna yang ditransmisikan secara historis, diwujudkan dalam bentuk- bentuk simbolik melalui sarana dimana orang- orang mengkomunikasikan, mengabdikan, dan mengembangkan pengetahuan, karena kebudayaan merupakan suatu sistem simbolik maka haruslah dibaca, diterjemahkan dan diinterpretasikan.

Kemudian menurut Salah seorang guru besar antropologi Indonesia Kuntjaraningrat berpendapat bahwa “kebudayaan” berasal dari kata sansekerta buddhayah bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal, sehingga menurutnya kebudayaan dapat diartikan sebagai hal- hal yang bersangkutan dengan budi dan akal, ada juga yang berpendapat sebagai suatu perkembangan dari majemuk budi- daya yang artinya daya dari budi atau kekuatan dari akal.

Dengan masuknya budaya asing ke Indonesia sebagai akibat derasnya arus globalisasi sedikit banyak mengancam eksistensi kebudayaan daerah di Indonesia. Pengaruh tersebut berjalan sangat cepat dan berdampak sangat luas pada sistem budaya masyarakat. Tidak begitu sulit untuk mencari perumpamaan bahwa budaya asing telah menggerogoti nilai-nilai budaya lokal Indonesia, seperti narkoba, free sex, materialisme, hedonisme, sekulerisme dan lain-lain, seakan-akan menjadi trend bagi sebagian kalangan umat manusia, khususnya di Indonesia. Munculnya fenomena tersebut secara perlahan dan bersamaan telah melahirkan manusia-manusia yang bersifat individualis karena kehilangan ikatan kohesivitasnya, enggan bergotongroyong dan bermusyawarah, sungkan untuk membantu terhadap sesama, bersikap apatis (masa bodo), temperamental atau bersikap kasar, tidak hormat kepada orang yang lebih tua, tidak memiliki rasa toleransi dan yang lebih parah lagi adalah munculnya anggapan bahwa agama sama sekali tidak penting, sehingga jika ada yang mengajak untuk beribadah, maka dianggap sebagai kelompok kolot dan ketinggalkan zaman.

            Berangkat dari dasar pemikiran tersebut, Ikatan Mahasiswa Mandar Majene Indoesia akan mengadakan Pencerahan Intelektual Tingkat lanjut guna mempersiapkan generasi penerus bangsa yang mampu merespon perubahan zaman dengan tetap berpegang teguh dan tidak meninggalkan budaya sebagai identitas diri, sehingga tercapai insan intelek muda yang mampu berpikir secara global namun tetap diaktualisasikan secara lokal. 

  • NAMA KEGIATAN

            Kegiatan ini bernama “Pencerahan Intelektual Tingkat Lanjut (PITL) Ikatan Mahasiswa Mandar Majene Indonesia (IM3I) Tahun 2021”

  • TEMA KEGIATAN

            Kegeiatan ini bertemakan “ Progresifitas Yang Berkebudayaan, Manifesto Pengabdian Pada Rakyat”

  • TUJUAN KEGIATAN

            Menciptakan kesatuan dan kebersamaan sesama mahasiswa untuk mewujudkan intelektual muda yang aktif, kreatif dan inovatif yang menjunjung tinggi rasa tanggung jawab, moralitas, keadilan serta berwawasan global dan beriorentasi masa depan.

  • TUJUAN KHUSUS
  1. Mempertajam kemampuan Analisa kritis kader terhadap realitas kelembagaan dan kemasyarakatan.
  2. Melahirkan kader yang mampu menganalisis permasalahan dan mampu memberikan tawaran solusi baik untuk organisasi dan sosial kemasyarakatan.

 

  • PESERTA

            Peserta kegiatan PITL adalah anggota penuh IM3I yang memenuhi syarat.

  • MATERI
  1. paradigma dan nilai dasar im3i
  2. Analisis sosial
  3. Analisis wacana kritis
  4. analis konflik
  5. analisis kebijakan publik
  6. metode perencenaan srategis
  7. Manajemen aksi dan advokasi
  8. manajemen strategis dan taktik

 

  • Jadwal Pelaksanaan
  1. Pendaftaran : 8 – 11 Desember 2021
  2. Screening             : dilaksanakan selama satu minggu
  3. Pelaksanaan : Kamis – minggu, 23 – 26 Desember 2021

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *