TERM OF REFERENCE HALAL BI HALAL

Pamflet Halal Bi Halal
  1. DASAR PEMIKIRAN

Dalam sejarahnya, istilah “Halal bi Halal” merupakan kegiatan yang diadakan pada hari Idul Fitri atau beberapa hari setelahnya. Sejak setelah tiga tahun kemerdekaan Indonesia, yaitu pada tahun 1948 banyak peristiwa politik yang memunculkan gejala disentegrasi bangsa. Para elit politik saat itu tidak mau duduk dalam satu forum, sedangkan banyak terjadi pemberontakan di beberapa daerah di Indonesia yang perlu untuk ditanggapi, seperti pemebrontakan DI/TII dan Pemberontakan Madiun. Merespon persoalan tersebut, tepat pada saat bulan Ramadan tahun 1948 Presiden Soekarno kemudian memanggil KH Wahab Chasbullah ke Istana Negara, untuk dimintai pendapat dan sarannya dalam mengatasi situasi politik Indonesia yang tidak sehat.

Kemudian dari pertemuan tersebut, KH Wahab Chasbullah memberikan saran kepada Bung Karno agar setelah Idul Fitri nanti, ia mengadakan sebuah forum silaturrahim yang dapat menyatukan para elit politik sekaligus membahas persoalan yang tengah dihadapi bangsa. Menurut KH Wahab Chasbullah, para elit politik tersebut tidak mau Bersatu karena mereka saling menyalahkan. Maka dari itu, untuk mencari penyelasaian masalah tersebut harus dengan melalui cara yang harmonis dan pengampunan kesalahan (thalabu halâl bi tharîqin halâl).

Dari saran tersebut, Bung Karno pada Hari Raya Idul Fitri mengundang semua tokoh politik untuk datang ke Istana Negara dalam rangka menghadiri silaturrahmi yang diberi judul ‘Halal bi Halal’ dan akhirnya mereka bisa duduk dalam satu meja untuk membahas persoalan bangsa sekaligus sebagai babak baru untuk menyusun kekuatan dan persatuan bangsa. Sejak saat itu himgga sekarang, penyelenggaraaan Halal bi Halal menjadi budaya baru bagi warga masyarakat Indonesia secara luas dengan tujuan untuk meningkatkan tali silaturahmi dan persatuan.

Dalam hal ini, Ikatan Mahasiswa Mandar Majene Indonesia (IM3I) merupakan organisasi yang menghimpun mahasiswa majene secara khusus dan Indonesia secara umum yang berasaskan pada nilai nilai kekeluargaan atau palluluareang. Maka sangat perlu untuk menjaga dan terus mempererat sebuah ikatan kekeluargaan sesama kader dan ke seluruh pihak di luar dari IM3I

Dengan telah dilaksanakannya Rapat Kerja pada tanggal 28 di Aula LPMP yang mana pada forum tersebut telah disepakati sebuah program kerja yang akan menjadi dasar untuk melaksanakan kepengurusan, Dalam hal ini, Divsi Humas PP IM3I memprogramkan Halal Bi Halal sebagai upaya untuk menjalin dan mempererat hubungan silahturahmi, baik di internal Lembaga maupun eksternal Lembaga. Serta menjadi suntikan semngat dan motivasi bagi pengurus IM3I untuk memberikan suatu perubahan yang lebih baik bagi kepengurusan satu periode kedepan.

 Kegiatan ini juga akan menjadi sebuah forum dialog mengenai problematika Pendidikan yang ada di Kabupaten Majene, khususnya menyinggung masalah Perda no.23 Tahun 2012 tentang Beasiswa Daerah untuk siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu, yang hingga sekarang belum ada kejelasan terkait transparansi penerima beasiswa dan besaran yang akan diterima oleh pelajar atau mahasiswa tersebut. Maka dari itu, kegiatan Halal bi Halal ini bukan hanya sebatas pada seremoni belaka, namun bisa menjadi pemantik bagi pengurus IM3I untuk menambah wawasan dan lebih kritis dalam menanggapi permasalahan-permasalahan kedaerahan secara khusus.

 

 

 

  • DASAR KEGIATAN
  • GBHO IM3I
  • Konstitusi IM3I
  • Hasil Rapat Kerja

 

  • NAMA KEGIATAN

Kegiatan ini bernama “HALAL BI HALAL DAN DIALOG PENDIDIKAN”

  • TEMA KEGIATAN

Program Halal Bi Halal  ini mengangkat tema : ”MISSULEKKA DI AMESSANGANG, MAPPALAMBI PALLULUAREANG : REFLEKSI KABUPATEN MAJENE SEBAGAI KOTA PENDIDIKAN”

 

  • WAKTU DAN TEMPAT

Waktu Pelaksanaan Program Halal Bi Halal di laksanakan pada :

Hari/Tanggal        : Selasa, 18 Mei 2021

Tempat                  : Grand Aulia

 

  • TUJUAN KEGIATAN

Tujuan Kegiatan ini yaitu :

  • sebagai tempat berkumpulnya kader IM3I untuk mempererat ikatan silahturahmi dan akan dirangkaikan dengan acara seremoni Milad IM3I yang ke 21.
  • sebagai forum dialog mengenai problematika Pendidikan di Kabupaten Majene

 

  • PESERTA

Peserta dalam kegiatan ini yakni warga IM3I, Alumni IM3I dan Tamu Undangan

 

  • PELAKSANA

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ikatan Mahasiswa Mandar Majene Indonesia (IM3I).

 

  • PANITIA

Susunan kepanitiaan dalam kegitaan ini berada pada lampiran 1

 

  • SUSUNAN ACARA

Susunan acara terdapat pada lampiran 2

  • PENUTUP

Demikian Term Of Reference ini, sebagai acuan untuk menjalankan kegiatan Halal Bi Halal pengurus IM3I periode 2021-2022. Semoga dalam kegiatan ini langkah kita selalu dalam lindungan dan petunjuk-Nya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *